Child Marriage Prevention Policy a Study on the Role of Local Governments and Non-Governmental Organizations

Authors

  • Prasjakti Eka Parmana Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Ulul Albab Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Fedianty Augustinah Universitas Dr. Soetomo Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.55927/fjas.v4i9.323

Keywords:

Child Marriage, Prevention Policy, Local Government

Abstract

This study aims to identify and analyze policy interventions for child marriage prevention, focusing on the roles of local governments and non-governmental organizations. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach with the PRISMA protocol and the ADO (Antecedent-Decision Out-come framework, this study analyzes seven articles from Google Scholar published in 2025. The results indicate that the success of child marriage prevention depends on policy synergy, the strengthening of local actors' roles, and cross-sectoral collaboration. Effective interventions combine regulatory, educational, and cultural approaches. The study concludes that a combination of structural, cultural, and educational interventions, reinforced by synergy between local governments and non-governmental organizations, is key to addressing this issue holistically and sustainably.

References

Amri, M. Z. A., Baedah, S. S. A., & Arsyad, Y. M. (2025). Dinamika dispensasi nikah di bawah umur di pengadilan agama pasca disahkan UU No. 16 Tahun 2019 (Studi kasus Pengadilan Agama Kabupaten Bulukumba). Media Hukum Indonesia (MHI), 3(2).

Annah, I. (2025). Pelatihan basic life skill remaja untuk mencegah kejadian pernikahan anak pada SMPN 1 Jabiren Raya, Kalimantan Tengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Selatan (JPMNAS), 5(1), 31–44.

Arso, T. (2025). Perlindungan perempuan di bawah umur terhadap potensi tindak kekerasan dalam perkawinan adat di Tobelo: Protection of underage women against potential violence in traditional marriage at Tobelo. Res Nullius Law Journal, 7(1), 1–11.

Baihaqi, A. U., Muzakki, A., & Wagianto, R. (2025). Dampak dispensasi nikah sebab kehamilan di luar nikah terhadap hak perempuan dan anak perspektif HAM dan hukum Islam: Studi kasus putusan hakim nomor 49/Pdt. P/2024/PA. Prob. JURISY: Jurnal Ilmiah Syariah, 5(1), 106–119.

Damayanti, I. N. P., & Kamal, M. (2025). Tantangan Gen Z dalam memahami ideal moral hukum perkawinan di era digital. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(3), 1133–1145.

Dewi, R. M., Andriansyah, E. H., Rafsanjani, M. A., & Kurniawan, R. Y. (2025). Ekonomi perilaku: Sebuah pengantar. Academia Publication.

Hermawan, S. A., Kurniawati, D. A., & Madyan, S. (2025). Efektivitas peran BP4 dalam membangun ketahanan keluarga dan menanggulangi pernikahan dini di KUA Kecamatan Singosari. Jurnal Hikmatina, 7(1), 390–404.

Nabila, A. B., Sianipar, B. H., Ganefri, G., Yulastri, A., & Firanda, Y. A. (2025). Evaluasi pembelajaran kewirausahaan di pendidikan tinggi: Sebuah systematic literature review terhadap studi terindeks Scopus. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 8815–8824.

Nataniya, L. E., & Widowati, N. (2025). Peran stakeholders dalam mencegah pernikahan dini di Kabupaten Rembang. Nova Idea, 2(2), 151–167.

Purwati, N., & Widiantoro, T. (2025). AI and machine learning untuk diagnosis dan intervensi dini pada stunting balita: A systematic literature review. Infomatek, 27(1), 71–86.

Rahmawati, R. (2025). Kebijakan publik (Analisis teori dan politik). YPAD Penerbit.

Rosnah, R., & Kasim, S. S. (2025). Implementasi kebijakan pencegahan pernikahan usia dini di Kabupaten Konawe Selatan: Antara regulasi formal dan praktik sosial. PAMARENDA: Public Administration and Government Journal, 5(1), 165–175.

Simbolon, M. (2025). Analisis collaborative governance dalam program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kelurahan Legok Kota Jambi (Tesis doktor, Ilmu Pemerintahan).

Published

2025-09-18