Movement Against Stunting through Scabies Counseling at Cibunar Village Health Post

Authors

  • Andriyani Risma Sanggul Departemen Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia
  • Fanuel Petra Dewandaru Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia
  • Irasandi Marindatu Senobua Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia
  • Tamariska Rose Aline Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia
  • Jessica Ester Exaudia Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia
  • Jumaini Andriana Sihombing Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55927/ajcs.v4i4.86

Keywords:

Scabies, Counseling, Community Services

Abstract

Scabies is a skin disease that ranks third out of the twelve most common skin diseases in Indonesia. This disease typically affects individuals or groups with poor hygiene practices. The main symptom of scabies is itching which gets worse at night. It has been recorded that cases of scabies sufferers have increased in Indonesia, therefore all related parties must take preventive and curative measures quickly. Therefore, the UKI PkM (public health service)team consisting of lecturers and students conducted counseling activities on the topic of Scabies and their treatment. This activity aims to increase public knowledge about scabies, how to prevent them, and information on scabies medication by distributing leaflets as an educational medium. Based on the pretest results, the percentage of participants who answered correctly was 33.3%.

References

Adhi Djuanda,dkk. (2013). Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Edisi 6. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

DepkesRI. 2007. Cegah dan Hilangkan Penyakit ‘Khas’ Pesantren. Jakarta.

Dewi, Mayang Kusuma, and Nasrul Wathoni. 2017. “Artikel Review: Diagnosis Dan Regimen Pengobatan Skabies.” Farmaka15:123–33.[4] KOMINFO. Turunkan Stunting Lewat Sosialisasi Generasi Bersih dan Sehat. 2019.

Eckes, B., Krieg, T., & Niessen, C.M. (2010). Biology of the skin. Therapy of Skin Diseases: A Worldwide Perspective on Therapeutic Approaches and Their Molecular Basis, 3-14. https://doi.org/10.1007/978-3-540-78814-0_1.

Handoko RP. Skabies. Dalam: DjuandaA, Hamzah A, Aisah S, editor. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Edisi 5. Jakarta : Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2007;122-24.

Husni P, Putriana NA, Saputri FA. Pemberian pemahaman mengenai skabies dan upaya pencegahan skabies di Desa Cibeusi, Sumedang, Jawa Barat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2018 Mar 4;2(3):240-3.

Irwan, M., & Risnah. (2021). Penyuluhan Kesehatan Berpengaruh Terhadap Pengetahuan Keluarga Tentang, Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, Vol. 1 No. 1 (2022): 1-4.

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. (2017). Buku saku desadalam penanganan stunting.BukuSakuDesaDalam PenangananStunting,42.

Mahdi N, Maghfirah R. Penyuluhan Informasi Obat Skabies di Puskesmas Batulicin. Jurnal Bakti Untuk Negeri. 2023 May 1;3(1):39-43.

Mansyur M, Wibowo AA, Maria A, Munandar A, Abdillah A, Ramadora AF. Pendekatan kedokteran keluarga pada penatalaksanaan skabies anak usia pra-sekolah. Majalah Kedokteran Indonesia. 2007;57(2):63-7.

Mansyur M, Wibowo AA, Maria A, Munandar A, Abdillah A, Ramadora AF. Pendekatan kedokteran keluarga pada penatalaksanaan skabies anak usia pra-sekolah. Majalah Kedokteran Indonesia. 2007;57(2):63-7.

Marni, M., & Ratnasari, N. Y. (2021). Penyuluhan Pencegahan Risiko Stunting 1000 Hari Pertama Kehidupan pada Generasi Muda. Indonesian Journal of Community Services, 3(2), 116–125.https://doi.org/10.30659/ijocs.3.2.116-125.

Mutiara, Hanna, and Firza Syailindra. 2016. “Skabies.” Medical Journal of Lampung University5(April):37–42.

NADEAK, Bernadetha, et al. Analysis of Family and Infant Characteristics of Potential Stunting Event. In: 1st World Conference on Health and Social Science (WCHSS 2022). Atlantis Press, 2023. p. 66-71.

Rachmah, Q., Indriani, D., Hidayah, S., Adhela, Y., & Mahmudiono, T. (2020). Pendidikan Gizi Gemar Makan Ikan Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Pencegahan Stunting Di Desa Gempolmanis Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur. Amerta Nutrition, 4(2), 165–170. https://doi.org/10.20473/amnt.v4i2.2020.165-170.

RAHMAWATI, Fri, et al. Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pengukuran Antropometri di Posyandu Cempaka RW “A” Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Depok-Jawa Barat. JURNAL Comunità Servizio: Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan, 2023, 5.2: 1391-1399.

Ratnasari AF, Sungkar S. Prevalensi skabies dan faktor-faktor yang berhubungan di Pesantren X, Jakarta Timur. EJournal Kedokteran Indonesia. 2014 Jun 24;2(1):59576.

SIMARMATA, Vidi Posdo Ahapta; PATRIAWATI, Keswari Aji. A Descriptive Study on Stunting in Toddlers & Contributing Factors in Cibungur Village, Sumedang District, Indonesia. Journal of Complementary and Alternative Medical Research, 2024, 25.7: 58-72.

Staf Pengajar Departemen Parasitologi FKUI. Buku Ajar Parasitologi Kedokteran Edisi Keempat. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2008.

SURYANEGARA, Wiradi, et al. Public Health Services Through The Active Participation Movement To Eliminate Stunting Towards A Healthy Indonesia. International Journal Of Community Service, 2025, 5.1: 37-42.

Downloads

Published

2025-04-30

Issue

Section

Articles